Pages

Kamis, 07 Oktober 2010

Libur Lebaran


Semenjak kuliah disini,diParis,dikota yang Indah dan diidam-idamkan mahluk sejagad ini ,aku jadi tidak suka dengan yang namanya  libur,yapp bagi orang bego  prediksimu benar!! “itu semua semata mata Karena aku orang yang sangat Rajin dan pinter” aku berharap kuliah gak usah ada libur kalau hanya 2 hari ,3 hari, atau 2 minggu pun itu. Tapi kali ini bukan karena aku pinter makanya aku tidak suka dengan libur,tentu saja karena  aku akan kesepian disini dan aku akan terancam makan.
Iya,aku terancam makan,bukan karena gak punya uang buat beli makan,tapi karena lagi bulan puasa, warung warung makanan disini pada tutup.
Kebetulan waktu itu aku baru bangun Pagi,walau sebenarnya udah jam 1 siang (edan)....rumah sepi ditinggal mudik teman teman ku satu kontrakan,perut ku sangat kelaparan tak tahan berlama lama,aku pun bergegas mandi dan berangkat Perpetualang mencari makan dengan naik angkot,(hmmm,nyari makan=Naik Angkot)
Tapi dengan perjuangan penuh ditengah panasnya hujan,akhirnya aku berhasil mengisi perutku dengan Nasi+daun daunan.setelah makan selesai,pikiranku Normal kembali akupun mulai tersadar ternyata aku bukan orang pintar,tapi aku Mahasiswa yang belum bisa membaca.sebuah ide briliant menghampiri otak ku “ kenapa aku gak belajar membaca aja di Gramed?”.hahahah Good idea alloy!!
Seperti biasa kalau ke Gramedia aku selalu mencari Buku buku Lucu yang bisa menghibur dan bukan buku buku pelajaran, bisnis,olahraga,politik dll,karena ini bukan Perpustakaan kampus  .aku sadar betul aku butuh hiburan agar bisa bertahan hidup :D
Lama mencari,aku menemukan sebuah komik yang tulisannya lumayan besar,sengaja biar lebih gampang dieja.aku ambil tempat duduk disebelah sudut yang agak rame pembaca.
Kebetulan ada banyak cewe2 cantik,ehemehem!! Ditengah banyak neng geulis aku berusaha kelihatan “santai dan cool”seperti Pandji Pragiwaksono.dengan dengan membawa Nopel  yang tampilan sampulnya gambar Kartun aku kurang Pede,tapi masa bodo,”GuE  cUWeX @Dza@ k@lE”  (sory agak lebay karena ceritanya deket cewe cantik).beberapa menit pun terlewatkan,aku masih bisa menahan sakit di perutku karena menahan ketawa,aku tetap berusaha tegar membaca buku itu layaknya membaca majalah trubus  “what???”
Lama lama aku gak bisa mengerjakan 2 pekerjaan itu dalam waktu bersamaan(Membaca dan Menahan Ketawa) akhirnya malapetaka itu datang,tik tik tik,waktu berdetik tak mungkin bisa kuhentikan .(karena ada sebuah kalimat yang sangat lucu) ketawa ku akhirnya
Keluar juga yang bunyi nya”IhIhIHiHihiiHihHi” dan tentu saja membuat aku sangat malu karena beberapa pasang mata tertuju kepadaku, wajar saja hal itu terjadi,liat lagi!! ketawa ku bercampur huruf besar dan huruf kecil yang mungkin jarang mereka lihat.
dan keinginanku untuk tampil seperti Pandji hari itu pun gagal total,aku harus mengakui bahwa sebenarnya aku ini penggemar Sule bukan Pandji.
Setelah agak sore aku meninggalkan Gramed dengan selamat dengan body yang masih utuh,sesampainya dikontrakan,aku langsung berangkat kewarung lagi karena warung sudah ada yang buka,dan waktu yang cocok untuk Ngopi.

Ternyata penderitaan ku hari itu belum berakhir, jam 2 subuh seperti biasa aku masih sibuk dengan kebiasaan ku karena aku adalah seorang Kelelawar. tiba tiba sekelompok orang  mengetok ngetok pintu rumah,jantung ku berdebar kencang karena itu belum pernah terjadi.aku kaget ketika pertama kali membukakan pintu melihat beberapa orang bapak bapak berjacket hitam beserta dengan warga masuk kerumah tanpa diduga untung nya mereka nggak membawa Batu,Kayu atau Golok hmmm,ternyata bukan anggota  Gank.tanpa ditanya  mereka menjelaskan maksud  kedatangan mereka waktu itu,ternyata kami telah dilapor warga sekitar  telah melanggar aturan komplex dengan modus yang bertubi-tubi.liat aja pertnyaan aneh ini:
1).kenapa dirumah ini ada  perempuan dan laki laki? kujawab =karena disini gak ada bencong pak!!  Dan jawaban ku benar,tapi disalahkan. Lanjut pertanyaan kedua,
2).Kenapa jam subuh masih ada kehidupan dirumah ini?kujawab=karena penghuni rumah ini semua nya msih hidup pak,dan kali ini aku benar dan dibenarkan. Dan akhirnya mereka mengganti pertanyaan nya ke no 3.
3).kenapa setiap malam ada keributan,teriak teriak dan musik keras disini? Kujawab= karena kami adalah manusia kelelawar pak!! Dan jawaban yang seharusnya benar ini pun disalahkan juga.
Tak sampai ke pertanyaan no 4,mereka pun pergi dengan satu kesepakatan”masalah ini dibereskan Habis Lebaran”.karena yang lain udah pada mudik.

kejadian hari itu benar benar bikin aku shock,terlebih karena aku sendiri.
Aku jadi gak sabar ingin ke Perpus,untuk minjam buku KUHP,karena aku ingin mnghitung berapa tahun aku dipenjara untuk semua tuduhan itu.mudah mudahan fakta berkata lain.

Dan dengan pahitnya cobaan itu,tanpa rencana sebelumnya,aku pun memutuskan untuk untuk mudik,meninggalkan kota Paris ini secepatnya..

Dah Dah Parisssssssss!!!!!!!
Paris Van Java alias Bandung.


Cttn:Ini Kisah Nyata.

2 komentar:

Postingan lama