
Sebagai orang yang senang terhadap ibu Sri mulayi wajar lah kalau aku merasa kehilangan seorang menteri dan wanita terbaik Indonesia,itulah sebabnya aku mencoba membuat tulisan singkat ini yang merupakan editan dari berita yang sebenarnya terjadi.
Seluruh orang di Indonesia dikejutkan dengan kabar mundurnya Menteri Keuangan Sri Mulyani dari kabinet. Perempuan yang berjasa menyelamatkan Indonesia dari krisis moneter dan menjadikan Indonesia termasuk 5 besar dengan pertumbuhan Ekonomi terbaik tahun ini, akan menduduki posisi baru sebagai Managing Director atau Direktur Pelaksana World Bank Group yang berkedudukan di Washington DC,Amerika Serikat.
Berita ini pun gencar dan menghiasi deadline seluruh surat kabar di Indonesia,berita tentang mundurnya Sri Mulyani juga sempat mengguncang pasar. Harga rupiah sempat merosot dan Indeks harga saham Gabungan (IHSG) sempat anjlok sekitar 3,sekian persen.
Dia, memiliki nama lengkap Sri Mulyani Indrawati. Dia primadona, cerdas, jelita dan populer. Analisisnya kritis, lugas dan jernih. Kiprahnya sudah teruji di birokrasi dan lembaga internasional
Tiga jabatan menteri disandangnya dalam 4 tahun terakhir ini dan baru pertama kali dipimpin perempuan. Mulai dari Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Menteri Keuangan dan Plt Menko Perekonomian Kabinet Indonesia Bersatu menggantikan Boediono yang terpilih menjadi Gubernur BI.
Dia juga dinobatkan sebagai Menteri Keuangan terbaik Asia untuk tahun 2006 oleh Emerging Markets.dia juga menjadi wanita paling berpengaruh ke -23 di dunia dan paling berpengaruh ke-2 di Indonesia.
Tindakan sri mulyani yang memilih mundur dari menteri keuangan menimbulkan pro dan kontra di berbagai kalangan,yang menuding Sri lari dari tanggung jawab.namun tak sedikit juga orang yang mendukung kepindahan ibu Sri Mulyani karena telah menjadi hal yang wajar dan itu merupakan hak azasi beliau yang patut kita hargai,disamping itu kepindahan ibu Sri mulyai juga berpengaruh positif karena akan lebih menonjolkan muka indonesia di dunia Internasional.
Sebenarnya sikap kontra itu kebanyakan datang dari kalangan yang tidak senang Sry mulyani misalnya dari lawan politik nya karena Sri mulyani juga masih tersandung kasus hukum dana talangan (bailout) Bank Century.selain itu sikap serupa juga datang dari kalangan pengusa karena merasa dirugikan dengan kebijakan-kebijakan Sri mulyani.ada juga anggota DPR yang menuding tindakan Sri mulyani yang memilih pindah tugas adalah upaya untuk lari dari kasus hukum Bailout Bank Century senilai 6,7 milyar karena akan berkantor di Washington DC,USA.
.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah menyetujui pengunduran diri Sri Mulyani,dan SBY berharap Sri Mulyani dapat menjadi jembatan antara Bank Dunia dan Indonesia sebagai salah satu mitra terpenting bagi lembaga keuangan dunia itu.
Namun,walaupun menyetujui kepindahan tersebut,SBY juga tetap merasa kehilangan salah satu menteri terbaiknya di Kabinet Indonesia Bersatu jilid II.Sri Mulyani telah bekerja keras untuk mengembangkan kebijakan Fiskal dan mampu Merespormasi Keuangan Negara Kesatuan Republik Indonesia .Sri Mulyani telah berhasil mereformasi perpajakan dan bea cukai sehingga perolehan negara meningkat secara signifikan
Kalau berpikir secara Pribadi,terlepas dari sikap pro dan kontra dari berbagai kalangan terhadap keputusan Sri Mulyani tersebut,tindakan tersebut adalah keputusan yang sangat baik dan perlu kita hargai,Sudah sewajarnya jika Publik dapat menilai peristiwa ini dengan pikiran positif dan dengan kepala dingin dan bebas dari segala kepentingan,karena Sri Mulyani juga orang biasa yang mempunyai Sanak keluarga yang senantiasa ingin hidup lebih nyaman dan Sejahtera.
Karena Sri Mulyani juga akan bekerja dan mengabdi untuk semua bangsa di Dunia ini dan tidak hanya untuk Indonesia saja,kita hanya berharap sepeninggal Sri Mulyani Negara kita dapat menemukan pengganti yang mampu mneruskan Perjuangan beliau sehingga negara ini dapat lebih maju dan terhindar dari segala permasalahan,terutama yang menyangkut dengan kesejahteraan Masyarakat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar