Pages

Minggu, 18 April 2010

Marketing is bullshit



Sebelum membaca sampai kedalam mungkin kamu berpikir kalau ini adalah karangan Ippho Santosa,ups,jangan salah kaprah dulu kawan,ya memang judulnya betul ,aku terinspirasi dari situ tapi sinya beda. Sebagai pebisnis memang harus memerlukan strategi pemasaran yang bagus dengan tujuan untk memperoleh untung yang sebesar-besarnya,pernahkah kamu mendengar istilah ini “No Pain No Gain”? ( kalau belum segera ke Gramedia dan beli buku bisnis) itu adalah tujuan bisnis. tapi kalau harus membuat orang merasa tertipu rasanya tidak etis.inilah pengalaman yang pernah ku rasakan .oke langsung saja ke inti cerita ya !!
Akhir Desember 2009 dengan yakinnya aku bersama dua orang teman ku sebut saja Imam dan Ryan masuk ke sebuah Laundry membawa baju kotor yang udah satu karung itu,maklumlah anak kost-kostan yang malang ini terkadang malas juga nyuci baju sendiri,nah diluar pintu Laundry terpampang begitu besarnya tulisan “harga promosi Rp.4rb.”dan memang sudah kami lihat sehari sebelumnya ,kami pikir it's okay daripada kami harus ke Laundry Rp.5rb.yang memang harga normalnya,lumayan irit sedikit( jadi keliatan ni ciri2 anak kost hehe )kami langsung masuk aja kedalam dan disambut oleh seorang ibu dengan muka asemnya tak seperti orang sunda biasanya yang dikenal dengan keramahan nya,tanpa tanya langsung memasukkan kain yang kami bawa kesebuah timbangan besar.lalu memberikan kertas bukti kepada ku “lima kilo 25rb”katanya..wah ni ibu gak tau hitungan ato kurang teliti, pikirku dalam hati.!!aku langsung tanya kenapa kenapa harganya jadi segitu klau secara matematik kan 5kgx4=20rbu, ”maaf mas itu harga promosi sekarang harganya 5rb”,katanya. aneh kan?????apa boleh buat,tidak mungkin ditolak, ahkirnya kami harus relakan saja keinginan kami untuk mengirit biaya berputar dua kali putaran menjadi memboroskan biaya dan aku belum tau yang salah kami atau dia?aku baru menydari kata Ippho Santosa bahwa marketing is bullshiT yang penting bisa laku ahahah.ngomong2 tentang bullshiT,kami punya teman yang ngomongnya bullshiT,tapi aku masih ragu kalau dia jadi Marketer soalnya orangnya. . . ??hehe tidak usah diceritakanlah, nggak masuk di topik.
Ini lagi ni,Kemaren pas liburan tahun baru aku jalan2 disebuah Mall di Bekasi,sebelumnya tidak punya rencana sama sekali untuk beli sesuatu, tapi mau ketemu teman, entah kenapa tiba2 mataku tertuju dan tergiur dengan diskon double.!!okelah,aku melirik sebuah sandaL harganya 200rb,diskonnya 50%+30% aku pikir oke juga. tapi sebelum kamu baca selanjutnya tolonglah berpikir sejenak berapa harga yang sesungguhnya untuk sandal yang didiskon diatas? ehhmm...kalau kamu berpikir itu 40rb berarti kamu sama saja bodohnya dengan aku,setelah aku bawa ke kassa ternyata harganya bukan segitu,bukan kamu yang salah hitung tapi otakmulah yang salah berpikir ahahahah.Sebelum kamu salah menilai orang tolonglah sadar kamu dibodohi atau kamu memang benar bodoh? jangan pernah mengira kalau itu adalah 80% tapi cobalah berpikir beberapa kali sampai kamu mengerti caranya, kalau perlu kamu bisa pakai kalkulator untuk menghitung hasilnya (jangan marah ya,hanya untuk orang yang disebutkan kriterianya diatas ),biar lebih singkat ku kasi tau aja ya ternyata carnya adalah harga awal(200rb) dipotong 50%(100rb) dan hasilnya dipotong lagi 30%(30rb) dan hasilnya adalah 70 rbu.kalau sudah begini,termakan oleh kebodohan sendiri tidah ada opsi lain selain harus mengiakan apa yang seharusnya tidak.
Okelah untuk 2 hal diatas aku harus akui itu adalah kebodohan ku,tapi untuk yang ini aku gak bisa disalahkan lagi,karena aku berasa pintar dan dia tidak menekuni bisnisnya wkwkwk
1.mesan Mie Goreng dikasih Nasi goreng
2.mesan mie goreng dikasih capcay goreng
3.mesan nasi goreng goreng ,nasi gorengnya gosong dan berbau
4.Pengen makan,tapi yang punya warung menunda karena lagi nonton bola PERSIB lagi main,padahal lapar kan gak bisa ditunda?
Tau gak kenapa keempat hal ini gak kujelaskan secara lengkap? Jawabannya adalah....”karena aku takut diadukan ke polisi dengan modus pencemaran nama baik dan melanggar Undang undang ITE seperti Prita Mulya Sari.tapi kalau ada koin atau recehan aja buat Jefri70 aku mau juga wkwkwkkw...
Itulah pengalaman ku tentang Marketing,Tapi kalau boleh kusarankan,kalau mau bisnis dengan cara yang jujur saja,dan melihat atau memandang secara umum bagaimana jangkauan pikiran dan perekonokian masyarakat kita saat ini.”No Pain No Gain kita perhaluslah sedikit menjadi No Effort No Money”

6 komentar:

  1. cukup bagus lh...tuk org2 yg suka blnja2 kek kamu tnpa tliti..akhrnya jd mrasa trtipu gtu dech....hmmmmm,tp kl q sndiri sih...g gt2 amat lh,,,hehehehe
    laen x jgn smbrono gt mkanya..hahha,sok nasehati pula waq lh,,,maaf dh trllu berle,,,,,

    BalasHapus
  2. Terimakasih semua untuk komen-komennya,dan terima kasih juga udah singgah di blog ku,berharap saudara-saudara terhibur

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  4. gini ya bro, daripada kau baca buku "No Pain, No Gain" itu, lebih bagus kau baca buku "No Hepeng, Nodong" karangan St. Henry Sipayung. beli di toko2 materil terdekat, awas bajakan, periksa dulu labelnya.
    ataau ada lagi buku "No Pain, Noruto"
    hahahahahhhaaahahahahhahahahahahahahha

    yg ini jgn di delete

    BalasHapus

Postingan lama